Sabtu, 01 Desember 2018

ARTHEROSCLEROSIS AND ANTIHYPERLIPIDEMIC AGENT


1. Pengertian Aterosklerosis
Aterosklerosis adalah kondisi dimana terjadi penyempitan pembuluh darah akibat timbunan lemak yang meningkat dalam dinding pembuluh darah yang akan menghambat aliran darah. Aterosklerosis bisa terjadi pada arteri di otak, jantung, ginjal, dan organ vital lainnya serta  pada lengan dan tungkai. Jika aterosklerosis terjadi didalam arteri yang menuju ke otak (arteri karoid) maka bisa terjadi stroke. Namun jika terjadi didalam arteri yang menuju kejantung (arteri koroner), maka bisa terjadi serangan jantung. Biasanya arteri yang paling sering terkena adalah arteri koroner, aorta, dan arteri-arteri serbrum.
Aterosklerosis merupakan proses yang berbeda. yang menyerang intima arteri besar dan medium. Perubahan tersebut meliputi penimbunan lemak, kalsium. komponen darah, karbohidrat dan jaringan fibrosa pada lapisan intima arteri. Penimbunan tersebut dikenal sebagai aleroma atau plak. Karena aterosklerosis merupakan pe¬nyakit arteri umum, maka bila kita menjumpainya di ekstremitas, maka penyakit tersebut juga terdapat di bagian tubuh yang lain. (Corwin,2001).

2. Manifestasi Klinik Aterosklerosis
Manifestasi klinik dari proses aterosklerosis kompleks adalah penyakit jantung koroner, stroke bahkan kematian. Sebelum terjadinya penyempitan atau penyumbatan mendadak, aterosklerosis tidak menimbulkan gejala. Gejalanya tergantung dari lokasi terbentuknya, sehinnga bisa berupa gejala jantung, otak, tungkai atau tempat lainnya. Jika aterosklerosis menyebabkan penyempitan arteri yang sangat berat, maka bagian tubuh yang diperdarahinnya tidak akan mendapatkan darah dalam jumlah yang memadai, yang mengangkut oksigen ke  jaringan

Gejala awal dari penyempitan arteri bisa berupa nyeri atau kram yang terjadi pada saat aliran darah tidak dapat mencukupi kebutuhan oksigen. Yang khas gejala aterosklerosis timbul secara perlahan, sejalan dengan terjadinya penyempitan arteri oleh ateroma yang juga  berlangsung secara perlahan.Tetapi jika penyumbatan terjadi secara tiba-tiba (misalnya jika sebuah bekuan menyumbat arteri ) maka gejalanya akan timbul secara mendadak.

3. Faktor – Faktor Resiko
1. Yang tidak dapat diubah
·        Usia
·        Jenis kelamin
·        Riwayat keluarga

2. Yang dapat diubah dibagi menjadi 2, yaitu:
a. Mayor
·        Peningkatan lipid serum
·        Hipertensi
·        Merokok
·        Gangguan toleransi glukosa
·        Diet tinggi lemak jenuh, kolesterol dan kalori
b.Minor
·        Gaya hidup yang kurang bergerak
·        Stress psikologik
·        Tipe kepribadian


4. Pengobatan Aterosklerosis
Bisa diberikan obat-obatan untuk menurunkan kadar lemak dan kolesterol dalam darah (contohnya Kolestiramin, kolestipol, asam nikotinat, gemfibrozil, probukol, lovastatin). Aspirin, ticlopidine dan clopidogrel atau anti-koagulan bisa diberikan untuk mengurangi resiko terbentuknya bekuan darah.

Angioplasti balon dilakukan untuk meratakan plak dan meningkatkan aliran darah yang melalui endapan lemak. Enarterektomi merupakan suatu pembedahan untuk mengangkat endapan. Pembedahan bypass merupakan prosedur yang sangat invasif, dimana arteri atau vena yang normal dari penderita digunakan untuk membuat jembatan guna menghindari arteri yang tersumbat.

5. Pencegahan
Untuk membantu mencegah aterosklerosis yang harus dihilangkan adalah faktor-faktor resikonya. Jadi tergantung kepada faktor resiko yang dimilikinya, seseorang hendaknya:
·        Menurunkan kadar kolesterol darah
·        Menurunkan tekanan darah
·        Berhenti merokok
·        Menurunkan berat badan
·        Berolah raga secara teratur.


Hiperlipidemia
Hiperlipidemia adalah suatu kondisi  kadar lipid darah yang melebihi kadar normalnya. Hiperlipidemia disebut juga peningkatan lemak dalam darah dan karena sering disertai peningkatan beberapa fraksi lipoprotein, disebut juga hiperlipoproteinemia. Hiperlipidemik dapat berupa hiperkolesterolemia dan hipertrigliseridemia (Katzung,2001).
Lemak (disebut juga lipid) adalah zat yang kaya energi, yang berfungsi sebagai sumber energi utama untuk proses metabolisme tubuh. Lemak diperoleh dari makanan atau dibentuk di dalam tubuh, terutama di hati dan bisa disimpan di dalam sel-sel lemak untuk digunakan di kemudian hari. Sel-sel lemak juga melindungi tubuh dari dingin dan membantu melindungi tubuh terhadap cedera. Lemak merupakan komponen penting dari selaput sel, selubung saraf yang membungkus sel-sel saraf serta empedu. Dua lemak utama dalam darah adalah kolesterol dan trigliserida. Lemak mengikat dirinya pada protein tertentu sehingga bisa larut dalam darah; gabungan antara lemak dan protein ini disebut lipoprotein. Lipoprotein yang utama adalah :
1. Kilomikron
2. VLDL(Very Low Density Lipoproteins)
3.  LDL (Low Density Lipoproteins)
4.  HDL(High Density Lipoproteins)

Tatalaksana Terapi Hiperlipidemia
1. Terapi non farmakologi
Diet rendah kolesterol dan lemak jenuh akan mengurangi kadar LDL. Olahraga bisa membantu mengurangi kadar kolesterol LDL dan menambah kadar kolesterol HDL. Biasanya pengobatan terbaik untuk orang-orang yang memiliki kadar kolesterol dan trigliserida tinggi adalah:
a. Menurunkan berat badan jika mereka mengalami kelebihan berat badan
b. Berhenti merokok
c. Mengurangi jumlah lemak dan kolesterol dalam tubuhnya
d. Menambah porsi olahraga
e. Mengkonsumsi obat penurun kadar lemak (jika diperlukan)

2. Terapi farmakologi
Jenis Obat
Contoh
Cara Kerja
Penyerap asam empedu
Kolestiramin
Kolestipol
Mengikat asam empedu di usus, dan meningkatkan pembuangan LDL dari aliran darah
Penghambat sintesa protein
Niasin
Mengurangi kecepatan VLDL (VLDL merupakan prekursos dari LDL)
Penghambat HMG
Koenzim-A reduktase
Adrenalin, Flufastatin
Lovastatin
Vlavastatin
Sinvastatin
Menghambat pembentukan kolesterol, dan meningkatkan pembuangan LDL dari aliran darah
Derivat asam fibrat
Klofibrat
Fenofibrat
Gemfibrosil
Meningkatkan pemecahan lemak


3. Terapi obat kombinasi
Obat
Mekanisme Aksi
Efek Lipid
Efek Lipoprotein
Keterangan
Cholestyramine, colestipol, colesevam
Naiknya katabolisme LDL, turunnya Absorpsi kolesterol,
Turunnya kolesterol
Turunnya LDL
Permasalahan akibat komplikasi, ikatan dengan beberapa obat golongan asam
Niacin
Turunnya LDL, sintesis VLDL
Turunnya trigliserida dan kolesterol
Turunnya VLDL,LDL,HDL
Masalah dengan penerimaan pasaien, kombinasi yg baik dengan resin obat,menyebabkan hepatotoksik yang rendah
Probucol
Naiknya bersihan LDL
Turunnya kolesterol
Turunnya LDL dan HDL
Menurunnya HDL, efikasi dengan menghambat oksidasi LDL dan fasilitator bolak balik kolesterol
Gemfibrozil, fenofibrate, clofibrate
Naiknya bersihan VLDL dan turunnya sintesis VLDL
Turunnya trigliserida dan kolesterol
Turunnya VLDL, LDL dan naiknya HDL
Menyebabkan kolesterol, rendahnya lDL akibat HDL, Gemfibrosil menghambat glukoronidasi oleh simvastatin, lovastatin, atorvastatin
Lomvastatin, pravastatin, simvastatin,fluvastatin, atrovastatin, furvastatin
Naiknya katabolisme LDL dan menghambat sintesis LDL
Turunnya kolesterol
Turunnya LDL
Naiknya aktivitas family heterozygote hiperkolestrolemia dengan kombinasi beberapa agen
Ezetimibe
Menghambat absorpsi koloesterol dan melewati saluran intestinal
Turunnya kolesterol
Turunnya LDL
Menimbulkan reaksi efek samping dan reaksi additive dengan obat lain


Sumber:
Corwin, Elizabeth J. 2001. Buku Saku Patofisiologi. Jakarta: EGC.

Katzung, Bertram. 2001. Basic and Clinical Pharmacology 8th ed . McGraw- Hill Company Inc.

Pertanyaan:
1. Bagaimana terjadinya aterosklerosis?
2. Apa saja factor-faktor resiko aterosklerosis?
3. Sebutkan contoh obat hyperlipidemia dan bagaiman mekanisme kerja dari obat tersebut ?

23 komentar:

  1. Hay Cindy saya coba jawab nomor 1
    Aterosklerosis adalah kondisi dimana terjadi penyempitan pembuluh darah akibat timbunan lemak yang meningkat dalam dinding pembuluh darah yang akan menghambat aliran darah. Aterosklerosis bisa terjadi pada arteri di otak, jantung, ginjal, dan organ vital lainnya serta pada lengan dan tungkai. Jika aterosklerosis terjadi didalam arteri yang menuju ke otak (arteri karoid) maka bisa terjadi stroke. Namun jika terjadi didalam arteri yang menuju kejantung (arteri koroner), maka bisa terjadi serangan jantung. Biasanya arteri yang paling sering terkena adalah arteri koroner, aorta, dan arteri-arteri serbrum.

    BalasHapus
  2. halooo! artikelnya menarik sekali nih bisa dipahami dengan mudah jadi bisa buat referensi kuliaah

    BalasHapus
  3. Hai cindy
    Artikel anda sangat bermanfaat sekali.terimakadih

    BalasHapus
  4. Baiklah saya akan menjawab nomor 2 yaitu merokok, tekann darah tinggi, resistensi insulin

    BalasHapus
  5. Hay Cindy saya coba jawab nomor 1
    Aterosklerosis adalah kondisi dimana terjadi penyempitan pembuluh darah akibat timbunan lemak yang meningkat dalam dinding pembuluh darah yang akan menghambat aliran darah. Aterosklerosis bisa terjadi pada arteri di otak, jantung, ginjal, dan organ vital lainnya serta pada lengan dan tungkai. Jika aterosklerosis terjadi didalam arteri yang menuju ke otak (arteri karoid) maka bisa terjadi stroke. Namun jika terjadi didalam arteri yang menuju kejantung (arteri koroner), maka bisa terjadi serangan jantung. Biasanya arteri yang paling sering terkena adalah arteri koroner, aorta, dan arteri-arteri serbrum.

    BalasHapus
  6. Plak yang menyebabkan aterosklerosis terdiri dari kolesterol, zat lemak, kalsium, dan fibrin (zat dalam darah). Plak dapat terbawa aliran darah hingga menyebabkan penyumbatan, atau membentuk bekuan darah pada permukaan plak. Hal tersebut menyebabkan peredaran darah dan oksigen dari arteri ke organ tubuh terhambat

    BalasHapus
  7. Baiklah saya akan menjawab pertanyaan nomor 3. Salah satu obat antihiperlipidemia yaitu golongan fibrat. Mekanisme kerja golongan fibrat:
    1.Meningkatkan lipolisis
    2.Meningkatkan asupan asam lemak hati dan menurunkan produksi trigliserida hati
    3.Meningkatkan asupan LDL oleh reseptor LDL
    4.Menstimulasi transport kolesterol balik sehingga meningkatkan HDL

    BalasHapus
  8. Plak yang menyebabkan aterosklerosis terdiri dari kolesterol, zat lemak, kalsium, dan fibrin (zat dalam darah). Plak dapat terbawa aliran darah hingga menyebabkan penyumbatan, atau membentuk bekuan darah pada permukaan plak. Hal tersebut menyebabkan peredaran darah dan oksigen dari arteri ke organ tubuh terhambat

    BalasHapus
  9. Terjadinya aterosklerosis bisa berawal sejak masa anak-anak dan berkembang terus secara perlahan. salah satu penyebabnya adalah kalsium

    BalasHapus
  10. Hallo Cindy.
    Saya akan menjawab pertanyaan nomor 2.
    Faktor risiko aterosklerosis yaitu:
    1. Hiperkolesterolemia
    2. Hipertensi
    3. Merokok sigaret
    4. Diabetes mellitus
    5. Obesitas
    6. Stress emosional
    7. Makanan tinggi karbohidrat

    BalasHapus
  11. Baiklah saya akan menjawab. Plak yang menyebabkan aterosklerosis terdiri dari kolesterol, zat lemak, kalsium, dan fibrin (zat dalam darah). Plak dapat terbawa aliran darah hingga menyebabkan penyumbatan, atau membentuk bekuan darah pada permukaan plak. Hal tersebut menyebabkan peredaran darah dan oksigen dari arteri ke organ tubuh terhambat

    BalasHapus
  12. Plak yang menyebabkan aterosklerosis terdiri dari kolesterol, zat lemak, kalsium, dan fibrin (zat dalam darah). Plak dapat terbawa aliran darah hingga menyebabkan penyumbatan, atau membentuk bekuan darah pada permukaan plak. Hal tersebut menyebabkan peredaran darah dan oksigen dari arteri ke organ tubuh terhambat

    BalasHapus
  13. Menurut beberapa sumber Terjadinya aterosklerosis bisa berawal sejak masa anak-anak dan berkembang terus secara perlahan. salah satu penyebabnya adalah kalsium

    BalasHapus
  14. Menurut beberapa sumber Terjadinya aterosklerosis bisa berawal sejak masa anak-anak dan berkembang terus secara perlahan. salah satu penyebabnya adalah kalsium

    BalasHapus
  15. Menurut beberapa sumber Terjadinya aterosklerosis bisa berawal sejak masa anak-anak dan berkembang terus secara perlahan. salah satu penyebabnya adalah kalsium

    BalasHapus
  16. Hay Cindy saya coba jawab pertanyaan nomor 1 penyempitan pembuluh darah akibat timbunan lemak yang meningkat dalam dinding pembuluh darah yang akan menghambat aliran darah

    BalasHapus
  17. Hai Cindy. Artikel yang menarik. saya akan mencoba menjawab pertanyaan nomor 2 yaitu Faktor resiko arterisklerosis yang paling sering meliputi hipertensi, merokok, diabetes melitus, obesitas dan faktor genetik

    BalasHapus
  18. Aterosklerosis terbentuk karena adanya plak2 yg mnyebabkan penyumbatan pada pembuluh darah,hal ini bisa terjadi pada arteri di otak, jantung, ginjal, dan organ vital lainnya serta pada lengan dan tungkai. Jika aterosklerosis terjadi didalam arteri yang menuju ke otak (arteri karoid) maka bisa terjadi stroke. Namun jika terjadi didalam arteri yang menuju kejantung (arteri koroner), maka bisa terjadi serangan jantung. Biasanya arteri yang paling sering terkena adalah arteri koroner, aorta, dan arteri-arteri serbrum.

    BalasHapus
  19. Hai cindy pemaparan yang sangat baik dan menarik. Terimakasih

    BalasHapus
  20. Terimakasih sdh mmbntun sy untuk memahami

    BalasHapus
  21. Haii cindy, pemaparan materi yg mudah di pahamin, shga sy bsa menjawab tgs2 sy,
    Terimaksih yaa

    BalasHapus
  22. Baiklah saya akan menjawab pertanyaan nomor 3. Salah satu obat antihiperlipidemia yaitu golongan fibrat. Mekanisme kerja golongan fibrat:
    1.Meningkatkan lipolisis
    2.Meningkatkan asupan asam lemak hati dan menurunkan produksi trigliserida hati
    3.Meningkatkan asupan LDL oleh reseptor LDL
    4.Menstimulasi transport kolesterol balik sehingga meningkatkan HDL

    BalasHapus

Kitolod Sebagai Obat Mata, Mitos atau Fakta???

  Sebagai masyarakat Indonesia, kita pasti tidak asing dengan yang namanya mitos, benar kan? Malah terkadang kita sulit membedakan mana  ...